Pages

Tampilkan postingan dengan label Mitos. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mitos. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 April 2012

Fakta Beberapa Mitos


  • MITOS  :  MAKAN SEMANGKA SETELAH MAKAN DURIAN BISA TERKENA STROKE
FAKTANYA  : Buah durian memang mengandung alkohol, sehingga kita harus membatasi dalam mengkonsumsinya, misalnya nggak lebih dari 3 butir. Karena kandungan alkohol yang berlebih akan mengganggu fungsi hati dan system peredaran darah. Namun bila kita hanya memakan durian dan semangka sesuai porsi, sih, nggak usah khawatir. “Makan durian berlebih bisa memicu stroke, terutama jika gaya hidup kita tidak sehat seperti sering mengkonsumsi minuman beralkohol dan malas olahraga. Sementara itu, kandungan fruktosa dalam semangka rendah – nggak sampai menyebabkan stroke kok” Ujar dr. Basuri.
  • MITOS  :  JERUK NIPIS BIKIN MAAG KAMBUH TAPI CEPAT LANGSING
FAKTANYA  : “Minum air jeruk nipis nggak berpengaruh pada berat badan, apalagi kalau ditambah gula – malah menambah kalori, tuh” Ujar dr.Basuri. Walaupun rasanya asam, air jeruk nipis tidak membuat lambung terasa perih. Rasa asam pada buah ini bersifat basa didalam lambung dan akan membantu menetralisir asam lambung yang berlebihan. Jadi, nggak menyebabkan sakit maag kambuh deh.
  • MITOS  :  GARAM BIKIN HIPERTENSI
FAKTANYA  : Menurut Yusnalaili Mukawi, MSc (ahli Gizi RSPAD Gatot Sobroto Jakarta), tubuh kita sebenarnya hanya membutuhkan 5 – 6 gram garam dapur setiap harinya. Kelebihan garam dalam tubuh dapat memicu kerja Jantung lebih keras. Penyebabnya adalah kandungan Natrium yang ada dalam garam. “Natrium biasanya terdapat juga dalam makanan olahan, seperti makanan kaleng, keripik, makan cepat saji. Selain memicu hipertensi, kelebihan natrium juga dapat menyebabkan kerusakan ginjal” Ujar dr.Basuri.
Dokter baru akan memvonis seseorang menderita hipertensi jika tensimeter menunjukkan tekanan darah lebih dari 140 / 90.
  • MITOS  :  PENDERITA MAAG TIDAK BOLEH MENGKONSUMSI MI DAN KOPI
FAKTANYA  : Penderita maag tetap dapat mengkonsumsi mi dan kopi, tapi secukupnya saja. “Kafein dalam kopi dan kandungan zat pengeras di dalam mi – terutama mi instan – bisa meransang peningkatan asam lambung” Ujar dr. Basuri. Lagi pula mengkonsumsi mi instan setiap hari juga tidak baik. Karena mi instan mengandung zat pengawet yang nggak bisa dicerna tubuh dan dapat merusak hati serta ginjal. Disarankan kalau mau makan mi instan sebaiknya seminggu sekali saja.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...