Pages

Senin, 12 Desember 2016

Inilah Cerita Ilham ! Episode 55 ( Special )



Oke bro and sist ketemu lagi di cerpen saya, pada kesempatan ini saya akan mempublikasikan cerita Episode 55 ( Special ) tentunya kini sudah memasuki season 2 dan sementara episode mingguan yang selalu rilis terus di media partner yaitu Blackberry Messenger, Facebook dan Google+ sudah tamat sampai di episode 90 di season 3 dan akan rilis lagi “ Season 4 “ tapi masih segera, jadi tunggu saja di media partner dan blog ini. Oiya for your information, cerita akan terbit setiap Hari Sabtu Jam 17.00 WIT dan akan langsung rilis 5 episode tiap seminggu sekali di ilhamcs.blogspot.com ,. Seiring berjalannya waktu cerita yang di rilis ini cepat atau lambat akan sampai di season 4 nanti. Jadi tetap ikuti terus ceritaku ini biar tahu awal cerita dari episode 01 sampai episode 90 nanti. Jadwal rilis cerita tidak sesuai dengan apa yang saya tentukan, dikarenakan saya pribadi yang jarang membuat konsep cerita, di tambah lagi sekarang saya sudah sibuk dengan pekerjaan dan untuk ke depannya saya akan usahakan agar bisa update terus tiap minggu sesuai jadwal rilis. Pada tanggal 08 Agustus 2016 lalu, Inilah Cerita Ilham ! sudah genap 2 tahun tidak terasa setahun berlalu sekarang anniversary lagi, walaupun sudah tamat season 3 tepatnya pada akhir bulan mei 2016 lalu.

Sekedar info dari Telkomsel yang mengalami gangguan kabel optik di dasar laut tepatnya di Kabupaten Sarmi, Papua, ini kali kedua terjadi kembali sekitar sebulan lamanya pada bulan Oktober lalu dan yang sebelumnya juga terjadi pada bulan Juni sampai Agustus bulan lalu, dan sekarang jaringan sudah berjalan normal kembali tanggal 19 November lalu. Bukan wartawan ataupun seorang professional dalam menulis berita jadi dengan bahasa sederhana yang semoga mudah di pahami.

Di cerita kali ini menceritakan tentang Cerita Berkesan Di Pantai maksudnya adalah acara pembubaran panitia ospek mahasiswa baru 2015, berserta Dekan dan Staf Fakultas Ekonomi dan Bisnis sekaligus acara rekreasi atau piknik bersama mahasiswa dari jurusan Manajemen, Akuntansi dan Ilmu Ekonomi angkatan 2011 yang terlibat menjadi panitia pada acara ini.

Pada kesempatan cerita kali ini saya akan membahas tentang cerita berkesan di pantai bersama Panitia Ospek Angkatan 2011 pada acara pembubaran Panitia Ospek Mahasiswa Baru tahun 2015, bertempat di pantai Base G, Jayapura Utara, Papua kami panitia juga di bantu oleh Staf Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang ikut terlibat juga menjadi panitia kegiatan ini, jadi acara Pembubaran Panitia Ospek ini sekaligus menjadi rekreasi sebagai refreshing juga bersama keluarga besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis, sebenarnya kegiatan ini tidak melibatkan mahasiswa baru 2015 ikut serta hadir dikarenakan ini acara panitia dengan Dekan dan Staff saja, tapi dari beberapa mahasiswa baru yang kurang informasi, mereka tetap datang dan meramaikan acara ini, jumlahnya hanya beberapa saja perkiraan saya dari 100 mahasiswa baru, yang datang hanya sekitar 20 mahasiswa saja.

Oke beralih pada proses persiapan panitia sebelum acara berlangsung, beberapa panitia inti sekitar 10 orang membuat perencanaan sekitar 2 hari kemudian setelah Ospek Mahasiswa Baru 2015 selesai, mereka meminta izin kepada Bpk. Dekan untuk mengadakan acara sekaligus rekreasi, dengan pertimbangan beliau kemudian hari rencana kita di setujui oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, acara sudah pasti akan dilaksanakan pada 29 Agustus 2015 Jam 09.00 WIT – Selesai. Pada persiapan mendadak kita kelompok sendiri diantaranya : saya (Ilham), Alm. Roberto Wanggai, George Wanggai, Kiky Malawat, Albert Yoweni, Esau Wayangkau, John Simbiak, Muklis Bahanan, dan Aries Rumkorem tepatnya satu hari sebelum acara besok. Berawal dari percakapan saya dengan Alm. Roberto Wanggai, ketika saya menemaninya cuci piring di dapur kos Albert Yoweni dimana tempat kita kumpul-kumpul sepulang kuliah, terlintas begitu saja dalam benak Alm. Robby (Nama Panggilan) kemudian bercerita sambil menyinggung saya tentang petualangan mereka bermalam di Pasir 6 Jayapura Utara, Papua tentunya bersama seorang perempuan yang Special buat saya saat awal tahun 2015 lalu, dia adalah Indriani Kaseside, seakan Alm. Robby mencari bahan pembicaraan pada saat itu, seorang lelaki yang bernama Dominggus Sani Kayadu biasa di panggil ( Sani ).

 Jadi sepanjang perjalanan mereka naik dan turun gunung inilah medan perjalanan menuju Pantai Pasir 6, sanilah yang banyak berjuang dan berkorban untuk indri yang katanya sani “ sebagai teman yang baik harus seperti ini ”, sani yang selalu membantu Indri pada saat dia butuhkan. Ketika saat Alm. Robby bercerita lagi sesuatu yang menarik, saya pun ikut terbawa perasaan hanya  saya merasa iri dengan Sani, seakan saya merasa menyesal memanfaatkan kesempatan itu untuk membantu Indri, pada saat itu saya tidak ikut pergi dikarenakan “ Keraguan “ yang membuat saya dilema dan akhirnya saya memutuskan untuk tidak pergi. Kemudian terlintas begitu saja dari benak saya, pada saat besok acara Pembubaran Panitia, saya punya rencana besar akan buat seperti drama romansa untuk menyatakan “ Perasaan Lagi “ untuk kali kedua, kalau kalian ingin tahu cerita awalnya antara saya dengan Indri saat pertama kali cek episode 22 dan 24 Inilah Cerita Ilham ! di kolom “ Labels “ sebelah kiri atas.

Pada malam harinya semakin seru dan terasa sangat luar biasa buat saya, rencana saya berlanjut dengan serius, saya coba mengumpulkan teman-teman semua saya mencerita apa yang saya rencanakan dengan Alm. Robby kepada yang lainnya beberapa saat kemudian setelah selesai saya bercerita, mereka semua setuju dengan rencana saya dan ingin membantu saya dengan membuat strategi, terutama George Wanggai dan Albert Yoweni yang akan mengatur situasi pada esok hari acara di pantai agar bisa berjalan dengan lancar. Malam pun semakin larut saya tidak pulang ke rumah Pasir Dua, saya memutuskan untuk bermalam bersama mereka. Pada saat waktu menunjukkan pukul tengah malam George Wanggai yang sedang mengedit aransemen music beat, kemudian menanyakan saya George berkata. . . “ Ilham bagaimana lagu single keduamu itu kapan mau rilis ? . . . saya menjawab. . “ Saya tergantung dari kau saja, karena saya cuma menyanyi saja, masalahnya yang buat music beatnya bukankah anda, jadi saya kembalikan lagi ke anda bagaimana sudah siap atau belum ? . . George menjawab . .  “ Oke sudah saya coba pilih music beat yang cocok buat lagumu. “. Beberapa menit kemudian music beat terpilih dan cocok untuk lagu saya, dan kita siap untuk rekaman vocal tepat mulai pada pukul 00:30 WIT, dengan persiapan mendadak serba tiba-tiba kita pun tetap lakukan proses perekaman, yang pertama rekaman adalah saya, kemudian Alm. Robby, lanjut Kiky Malawat, Lanjut Albert Yoweni, dan yang terakhir George Wanggai, akhirnya proses rekaman dan editing selesai pada pukul 05:00 WIT menjelang pagi, setelah selesai satu per satu dari kita mulai tidur hingga pukul 08:00 WIT, dengan baik hati Sinta Deda ( Teman Seangkatan 2011 manajemen yang kosnya juga berdekatan dengan Albert Yoweni ), membelikan kita semua sarapan pagi kemudian membangunkan kita semua untuk sarapan.
       
         Pada pukul 08:30 WIT kita semua bersiap untuk perjalanan dari Perumnas 2 Waena menuju Pantai Base G Jayapura Utara, dengan keadaan yang kurang fit dan masih mengantuk karena kita begadang sampai pagi, beberapa saat kemudian tepat jam 09:00 WIT kita semua bergegas untuk pergi, semua teman-teman ikut nak mobil Sinta Deda, kecuali saya dengan George Wanggai naik motor dan kesempatan juga sekalian saja saya untuk pulang dulu ke rumah karena jarak ke pantai Base G dengan rumah saya tidaklah jauh. Sesampainya kita di rumah hanya istirahat sejenak sekitar jam 11:00 WIT baru kita bergegas pergi menuju pantai Base G untuk bergabung di acara yang tentunya saya sudah nanti-nantikan sejak tadi malam untuk menyiapkan rencana yang sudah kita atur strateginya dengan sebaik mungkin dengan harapan semoga saya berhasil, walaupun nantinya akan di “ Tolak “ dengan Indriani Kaseside sekalipun saya tidak peduli, setidaknya saya sudah melakukan hal yang mungkin dia tidak bisa melupakan momen ini, dan apapun yang terjadi saya memang sudah siap menerima resiko dan keputusannya yang akan menyakitkan hati.

        Setibanya di pantai saya tanyakan “ Ningsih Teurupun “ dia adalah teman dekatnya Indriani Kaseside, “ Ningsih, Indri kemana tidak kelihatan atau dia belum datang ? “ . . .Ningsih menjawab “ oiya, dia tidak datang katanya dia ada acara piknik dengan keluarganya “. . . saya menjawab dengan sedikit kecewa dalam hati “ oiya sudah tidak apa-apa, saya cuma Tanya saja “. . saya mencoba cek media sosial yaitu BBM ternyata benar apa yang di katakana Ningsih kalau Indri Pergi dengan keluarga, itu status yang di buat, kemudian terdiam sejenak saya kecewa. Saya mencoba mengalih perasaan kecewa dengan memainkan mata lensa dari kamera Samsung tipe Pocket milik Muklis Bahanan, dengan tujuan untuk mendokumentasikan momen-momen penting dalam acara di pantai ini, mulai dari foto sampai video acara semakin seru karena dari bagian Sie Acara yang mengadakan lomba beberapa permainan lainnya untuk menghidupkan suasana menjadi meriah, ketika saya merekam video dengan berputar semua teman-teman yang sedang berkumpul mulai dari duduk sambil cerita ada yang menonton lomba, mandi-mandi di laut, yang lagi bakar ikan, sampai Dekan dan Staf fakultas ekonomi yang tak luput terekam dalam video. Kemudian yang membuat saya tersenyum dan semangat lagi ketika melihat senyum manis dari mahasiswa baru yang bernama “ Vinni Sondakh “, dan pada akhir acara semua panitia di ajak untuk goyang dengan lagu ala acara music DJ sampai dangdut pun turut masuk dalam daftar playlist dan kita semua bahagia menikmati sampai acara selesai jam 16:50 WIT, lelah kemudian.
    
Kesimpulan cerita ini Cerita Berkesan Di Pantai adalah apapun yang sempat terjadi di luar dugaan saya tetap saya berusaha tegar menerima kenyataan yang tentunya buat kecewa, rencana gagal tidak sesuai yang di inginkan tapi biarlah mungkin ini yang terbaik yang sepantasnya saya terima, perasaan kecewa hilang dan lupa seketika larut dalam acara yang sangat menyenangkan dan tentunya dengan momen yang sangat berharga yang membuat hari itu menjadi sangat berkesan dan menjadi kenangan, tercipta juga kebersamaan yang luar biasa antara semua panitia dengan Dekan dan Staf Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Terima kasih buat kalian bro and sist yang sudah bersedia meluangkan waktu untuk membaca cerita saya, semoga ceritanya menarik dan menghibur, apabila ada kata-kata atau penyampaian yang kurang berkenan di hati, mohon dimaafkan karena saya hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa. Sampai jumpa lagi di episode cerita berikutnya.

3 komentar:

Unknown mengatakan...

Keren banget artikelnya !

Nonton Film JAV

Dunia Betting mengatakan...

=========================
[+]Agen SBOBET
=========================
[+]Live Casino
=========================
[+]IDN Poker
=========================
[+]Agen Judi Casino
=========================
[+]WhatsApp : (+62)821-2436-8737
=========================
[+]Line ID : DuniaBetting
=========================
[+]Facebook : Dunia Betting

Blogger mengatakan...

Your Affiliate Money Printing Machine is ready -

And getting it set up is as simple as 1-2-3!

Follow the steps below to make money...

STEP 1. Tell the system which affiliate products you want to promote
STEP 2. Add PUSH BUTTON traffic (this ONLY takes 2 minutes)
STEP 3. Watch the system grow your list and sell your affiliate products for you!

So, do you want to start making profits???

You can test-drive the system for yourself risk free...

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...